Minggu, 29 Desember 2013

TUGAS SOFTSKILL PERILAKU KONSUMEN – MEMPENGARUHI SIKAP DAN PERILAKU



TUGAS SOFTSKILL PERILAKU KONSUMEN – MEMPENGARUHI SIKAP DAN PERILAKU

A. SIKAP
Ada bermacam-macam pendapat yang dikemukakan para ahli untuk mendefiniskan sikap, berikut adalah beberapa pengertian sikap menurut para ahli:
·         Sarnoff (dalam Sarwono, 200)
Sikap diidentifikasikan sebagai kesediaan untuk bereaksi (disposition to react) secara positif (favorably) atau secara negatif (unfavorably) terhadap objek-objek tertentu.
·         D. Krech dan R.S. Crutchfield (dalam Sears, 1999)
Berpendapat bahwa sikap sebagai organisasi yang bersifat menetap dari proses motivasional, emosional, perseptual, dan kognitif mengenai aspek dunia individu.
·         La Pierre (dalam Azwar, 2003)
Sikap sebagai suatu pola perilaku, tendensi atau kesiapan antisipatif, predisposisi untuk menyesuaikan diri dalam situasi sosial, atau secara sederhana, sikap merupakan respon terhadap stimuli sosial yang telah terkondisikan.
·         Soetarno (1994)
Sikap adalah pandangan atau perasaan yang disertai kecenderungan untuk bertindak terhadap objek tertentu.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBENTUKAN SIKAP
Proses belajar sosial terbentuk dari interaksi sosial. Dalam interaksi sosial, individu membentuk pola sikap tertentu terhadap berbagai objek psikologis yang dihadapinya. Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan sikap:
·         Pengalaman pribadi: untuk dapat menjadi dasar pembentukan sikap, pengalaman pribadi harus meninggalkan kesna yang kuat. Karena itu, sikap akan lebih mudah terbentu apabila pengalaman pribadi tersebut melibatkan faktor emosional. Dalam situasi yang melibatkan emosi, penghayatan akan pengalaman akan lebih mendalam dan lebih lama berbekas.
·         Kebudayaan: B.F. Skinner (dalam Azwar, 2005) menekankan pengaruh lingkungan (termasuk kebudayaan) dalam membentuk kepribadian seseorang. Kepribadian tidak lain daripada pola perilaku yang konsisten, yang menggambarkan sejarah reinforcement (penguatan, ganjaran) yang dimiliki. Pola tersebut dari masyarakat untuk sikap dan perilaku tersebut, bukan untuk sikap dan perilaku yang lain.
·         Orang lain yang dianggap penting: pada umumnya, individu bersikap konformis atau searah dengan sikap orang-orang yang dianggapnya penting. Kecenderungan ini antara lain dimotivasi oleh keinginan untuk berafiliasi dan keinginan untuk menghindari konflik dengan orang yang dianggap penting tersebut.
·         Media massa: sebagai sarana komunikasi, berbagai media massa seperti televisi, radio, mempunyai pengaruh besar dalam pembentukan opini dan kepercayaan orang. Adanya informasi baru mengenai sesuatu hal memberikan landasan kognitif baru bagi terbentuknya sikap terhadap hal tersebut. Pesan-pesan sugestif yang dibawa informasi tersebut apabila cukup kuat akan memberi dasar afektif dalam mempersepsikan dan menilai sesuatu hal sehingga terbentuklah arah dan sikap tertentu.
·         Institusi Pendidikan dan Agama: sebagai suatu sistem, institusi pendidikan dan agama mempunyai pengaruh kuat dalam pembentukan sikap dikarenakan keduanya meletakkan dasar pengertian dan konsep moral dalam diri individu. Pemahaman akan baik dan buruk, garis pemisah antara sesuatu yang boleh dan tidak boleh dilakukan, diperoleh dari pendidikan dan dari pusat keagamaan serta ajaran-ajarannya.
·         Faktor emosi dalam diri: tidak semua bentuk sikap ditentukan oleh situasi lingkungan dan pengalaman pribadi seseorang. Terkadang, suatu bentuk sikap merupakan pernyataan yang didasari oleh emosi yang berfungsi sebagai semacam penyaluran frustrasi atau pengalihan bentuk mekanisme pertahanan ego. Sikap demikian bersifat sementara dan segera berlalu begitu frustrasi telah hilang, akan tetapi dapat pula merupakan sikap yang lebih persisten dan lebih tahan lama. Contohnya bentuk sikap yang didasari oleh faktor emosional adalah prasangka.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN
Menurut James F. Engel – Roger D. Blackwell – Paul W. Miniard dalam Saladin (2003:19) terdapat 3 faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen, yaitu:
·         Pengaruh lingkungan: terdiri dari budaya, kelas sosial, keluarga, dan situasi. Sebagai dasar utama perilaku konsumen adalah memahami pengaruh lingkungan yang membentuk atau menghambat individu dalam mengambil keputusan berkonsumsi mereka. Konsumen hidup dalam lingkungan yang kompleks, dimana perilaku keputusan mereka dipengaruhi oleh keempat faktor tersebut di atas.
·         Perbedaan dan pengaruh individu: terdiri dari motivasi dan keterlibatan, pengetahuan, sikap, kepribadian, gaya hidup, dan demografi. Perbedaan individu merupakan faktor internal (interpersonal) yang menggerakan serta mempengaruhi perilaku. Kelima faktor tersebut akan memperluas pengaruh perilaku konsumen dalam proses keputusannya.
·         Proses psikologis: terdiri dari pengolahan informasi, pembelajaran, perubahan sikap dan perilaku. Ketiga faktor tersebut menambah minat utama dari penelitian konsumen sebagai faktor yang turut mempengaruhi perilaku konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian.
Sumber:
http://linieasmara3ea17.blogspot.com/2012/11/mempengaruhi-sikap-dan-perilaku.html
Mempengaruhi sikap dan perilaku/





Tidak ada komentar:

Posting Komentar